Menurut Pakar, Ikatan Ibu dan Anak Tidak Hadir Secara Instant

Tidak merasakan cinta pada pandangan pertama ketika si kecil lahir? Jangan bimbang! Menurut pakar, ikatan ibu dan anak memang tidak hadir begitu sahaja.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

Setelah 9 bulan dalam kandungan, melahirkan dengan penuh perjuangan, tentu anda berharap saat detik anda melihat si kecil untuk pertama kalinya, saat itu jugalah anda jatuh cinta dan langsung memiliki insting keibuan.  Namun menurut pakar, tidak semua ikatan ibu dan anak hadir dengan segara.

Ya, anda tidak perlu bimbang saat anda belum merasakan ikatan ibu dan anak tersebut pada awal-awal kelahirannya. Jen Hamilton, jururawat senior selama 27 tahun berkata butuh paling tidak 6 bulan hingga seorang ibu boleh bonding dengan bayinya.

Naluri keibuan memang sudah dimiliki secara natural. Namun seperti jatuh cinta, insting tersebut butuh waktu untuk keluar dan semakin kuat seiring dengan perkembangan anda dan si kecil sebagai ibu dan anak.

Jen mengatakan, “Jangan dibayangkan seperti dalam filem atau iklan dimana ibu langsung terikat dengan bayinya ketika dilahirkan. Nyatanya, ibu dan anak butuh waktu untuk menemukan rhythm dari hubungan mereka.”

Bebaskan diri anda dari tekanan sosial

Bayi mungil tersebut memang anak anda yang perlu dijaga dan dicintai. Namun jangan sampai anda terbeban jika cinta yang anda rasakan tidak begitu kuat seperti layaknya ibu-ibu yang lain.

Sebuah survey menunjukkan dari 500 ibu, 60% diantaranya membutuhkan waktu untuk mula jatuh cinta pada bayinya dan memiliki insting keibuan.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan

“Menurut pengalaman saya, ibu mulai merasakan keterikatan dengan bayinya setelah berjalan 4 bulan.” Ujar Pinky McKay. pengamal bayi.

Ibu kadang-kadang kelelahan setelah merasakan sakit ketika proses melahirkan, wajar jika ibu butuh waktu untuk menyesuaikan diri, ujarnya.

Namun Pinky menjelaskan, tetap dibutuhkan beberapa perkara agar proses penyesuaian diri tersebut berjalan lancar sehingga tercipta ikatan ibu dan anak yang kuat. Salah satunya ialah memiliki lingkungan yang mendukung dan pengertian terhadap kondisi fizikal serta mental si ibu baru.

Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan
Loading...
You got lucky! We have no ad to show to you!
Iklan