Suami Ugut Cerai Apabila Saya Tolak Ajakannya Untuk Bersama - Apa Patut Saya Buat?

Suami Ugut Cerai Apabila Saya Tolak Ajakannya Untuk Bersama - Apa Patut Saya Buat?

Apa hukum menolak ajakan suami untuk bersama? Adakah anda seorang isteri derhaka? Tapi bagaimana jika anda ada sebab untuk menolak ajakan suami?

Hubungan intim adalah salah satu cara untuk “meluahkan” rasa cinta buat pasangan suami isteri. Tapi, betulkah hukum menolak ajakan suami adalah dilaknat malaikat?

Bagi sesetengah pasangan suami isteri, menolak ajakan untuk “bersama” mungkin akan menyebabkan pasangan ragu-ragu tentang komitmen dan rasa cinta anda. 

Jika isteri menolak ajakan suami, pasti ego suami itu akan tercalar, dan mereka menganggap ia terjadi kerana mereka tidak menarik lagi.

Tapi hakikatnya, ada banyak sebab kenapa seorang isteri boleh menolak ajakan berhubungan seks dari suami. Antaranya seperti sakit, penat, tiada mood dan lain-lain. Jadi, apa hukum menolak ajakan suami?

Hukum Menolak Ajakan Suami: Adakah Anda Isteri Yang Derhaka?

hukum menolak ajakan suami, hukum menolak ajakan suami ketika hamil, hukum menolak ajakan suami kerana letih, hukum menolak ajakan suami berjimak, hukum menolak ajakan istri, hukum menolak ajakan suami ketika haid, hukum menolak ajakan suami berhubungan, hukum istri tidak melayan suami, hukum istri malas melayani suami, berdosakah istri menolak keinginan suaminya

Seorang isteri baru-baru ini meluahkan isi hatinya di komuniti theAsianparent mendedahkan penderitaan yang dialaminya kini. Menurut wanita itu, suaminya menganggap hubungan intim sebagai “token” untuk mengugutnya.

“Jika saya nak sesuatu, suami akan menggunakan seks sebagai “token” untuk meminta saya patuh padanya. Malah, dia juga pernah mengugut untuk menceraikan saya jika saya tak patuh dengan permintaannya.

Masalahnya, suami saya meminta seks hampir setiap hari, dan dia tak kisah sama ada saya sakit, penat atau tiada mood! Menurut suami, hukum menolak ajakan suami untuk “bersama” adalah haram!”

Kasihan dengan penderitaan yang dialami oleh wanita ini, kami di theAsianparent meminta pendapat dan pandangan beberapa ustad tentang isu hukum menolak ajakan suami ini. 

Menurut ustad Muchsinin Fauzi, memang benar ada hadis yang menjelaskan apa hukumnya jika isteri menolak “ajakan” suami. Hadis tersebut berbunyi 

Daripada Abu Hurairah RA, bahawa Nabi SAW bersabda:

إِذَا دَعَا الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهِ فَأَبَتْ فَبَاتَ غَضْبَانَ عَلَيْهَا لَعَنَتْهَا المَلاَئِكَةُ حَتَّى تُصْبِحَ

Maksudnya: “Apabila seorang suami mengajak isterinya ke katil (dengan tujuan untuk bersama, lalu isteri itu menolaknya.

Maka suami tersebut tidur dalam keadaan marah dengan isterinya. Dengan itu, para malaikat akan melaknatnya (isteri) sehinggalah dia bangun (daripada tidurnya) pada waktu pagi.” [Riwayat al-Bukhari (3237)(5193)]

Akan tetapi, hukum dasarnya rumah tangga itu dibangunkan atas dasar taat pada hukum dan muasyaraoh bilma’ruf di antara mereka.

Muasyaraoh bilma’ruf di sini bermaksud memperlakukan pasangan dengan penuh kemuliaan. 

Dan perlakukanlah istri dengan cara ma’ruf” (QS an-Nisa:19), “Bagi wanita berhak mendapatkan perlakuan ma’ruf, sebagaimana ia wajib memperlakukan suaminya dengan ma’ruf ” (QS al-Baqaroh:228).

Maksudnya di sini, dari kaca mata hukum menolak ajakan suami, seorang isteri haruslah tetap melayan suami dan patuh pada suami, termasuklah dalam hal hubungan kelamin.

Akan tetapi, suami juga haruslah memperlakukan isterinya dengan ma’ruf iaitu dengan penuh kebaikan dan penghargaan. Jika suami memaksa isteri berhubungan intim dengannya ketika dia sakit, bukankah tindakan itu dianggap kurang ma’ruf?

Apatah lagi dengan ancaman penceraian. Berikut antara perintah dari Rasulullah SAW tentang etika dan tata cara berhubungan intim antara suami isteri:

“Jika seseorang di antara kalian menggauli istrinya, maka hendaknya ia bershodaqah kepadanya.

Jika ia telah menunaikan kebutuhannya maka hendaklah jangan terburu-buru sampai istrinya menunaikan kebutuhannya (HR Abu Ya’la, lihat majmauzzawaid 4/295). Ini semua dimaksudkan agar hubungan pasangan itu ma’ruf .

Hukum Menolak Ajakan Suami: Seks Bukanlah Satu Paksaan, Malah Memaksa Bukannya Cermin Sebenar Ajaran Islam

hukum menolak ajakan suami, hukum menolak ajakan suami ketika hamil, hukum menolak ajakan suami kerana letih, hukum menolak ajakan suami berjimak, hukum menolak ajakan istri, hukum menolak ajakan suami ketika haid, hukum menolak ajakan suami berhubungan, hukum istri tidak melayan suami, hukum istri malas melayani suami, berdosakah istri menolak keinginan suaminya

Banyak kaum muslimin yang cuma memandang sesuatu isu hanya berorientasikan pada sisi hukum. Sebaliknya, kita lupa untuk memerhatinya dari segi maqosid syariah (tujuan hukum itu). 

Dipetik dari laman web rasmi Pejabat Mufti Wilayah Persekutuan sendiri, mufti berpendapat, seorang isteri wajib mentaati suaminya, tapi biarlah berlandaskan perkara ma’ruf. 

Tambahan pula, bersetubuh merupakan hak bersama di antara suami isteri. Jadi, jika anda ingin menolak sebarang ajakan, sebaiknya anda berbincang dan bersepakat sama-sama. 

Antara perkara yang paling penting dalam hubungan seks ini adalah adab dan hukum-hukum yang perlu dirai. Ini supaya tidak terjadinya kezaliman.

Jadi, suami tidak seharusnya “mengugut” isteri atau menyalahkan isteri jika mereka menolak ajakan suami. Sebaliknya, cuba cari kenapa isteri dingin seks

Salah satu sebab utama kenapa isteri menolak ajakan suami untuk bersama adalah kerana halangan emosi atau mental. Ini menyebabkan mereka “hilang minat” dengan hubungan seks.

Maka jika anda mengalami situasi yang sama, cubalah bawa berbincang dengan pasangan. Mungkin anda boleh menetapkan batas berapa kali hendak berhubungan dalam masa sebulan.

Sebenarnya, jarang melakukan hubungan seks bukan bermaksud perkahwinan anda bermasalah. Tapi perkahwinan anda bermasalah jika anda tidak boleh langsung mengatakan TIDAK pada hubungan seks.

Renung-renungkanlah.

Sumber rujukan: Konsultasi, Pejabat Mufti Wilayah Persekutuan

Baca juga:

Bagaimana Nak Tolak Ajakan Suami Untuk "Bersama" Tanpa Melukakan Hatinya?

Ada isu keibubapaan yang buat anda risau? Jom baca artikel atau tanya dan dapat terus jawapan dalam app theAsianparent kami! Download theAsianparent Community di iOS dan Android sekarang!

Penulis

Ayu Idris

app info
get app banner