7 perkara yang anda wajib tahu sebelum hamil anak kedua

lead image

Merancang untuk hamil anak kedua tidak lama lagi? Sebelum anda bermula, lebih baik untuk mengetahui beberapa perkara ini.

Beberapa ibu mengakui, pada kehamilan kedua mereka jauh lebih tenang karena merasa sudah berpengalaman sebelumnya. Tapi sebelum anda dan pasangan anda memutuskan untuk hamil anak kedua, jauh lebih baik mengetahui beberapa perkara berikut ini agar lebih siap menjalani kehamilan!

1. Perut buncit lebih mudah terlihat

Jillian Coolen, dokter kandungan di Kanada menjelaskan bahawa kondisi uterus tidak kembali ke bentuk semula setelah anda melahirkan si sulung. “Otot-otot dan ligamen telah merenggang dan ini membuat perut anda lebih cepat terlihat buncit dibanding kehamilan sebelumnya,” ujarnya.

2. Merasakan gerakan janin lebih awal

Kerana anda sudah berpengalaman dengan kehamilan sebelumnya, anda jadi lebih peka terhadap kondisi tubuh. Nicola Strydom, bidan dari Calgary, Canada menambahkan, “Pada kehamilan pertama, anda mungkin salah mengira gerakan tersebut dengan gas perut atau hal lainnya. Tapi saat hamil anak kedua, anda tahu bahawa itu si kecil yang mulai bergerak.”

3. Lebih mudah lelah

Badan bertambah besar ditambah dengan ada si calon kakak yang harus diurus, pastilah hal tersebut membuat lelah. Sayangnya, banyak ibu yang hamil untuk kedua kali lupa untuk mengambil multivitamin ibu hamil.

Padahal, melakukan tersebut boleh membantu menambah tenaga pada ibu hamil. Selain itu, mintalah doktor untuk meresepkan zat besi untuk menjaga daya tahan tubuh anda.

4. Kesakitan lebih terasa

hamil anak kedua

Pada kehamilan kedua, hormon relaxin meningkat di usia kehamilan 14 minggu keatas dan membuat badan lebih mudah pegal. Posisi bayi pada kehamilan kedua juga cenderung berada agak kebawah sehingga ibu lebih merasakan sakit dibunggung dan pinggang.

Sakit ini biasanya akan hilang dengan sendirinya setelah si bayi lahir.

5. Kontraksi palsu lebih sering terjadi

Hal ini kerana tubuh sudah pernah mengenal kontraksi sebelumnya. Awalnya mungkin anda mengira itu adalah gerakan bayi tapi cepat atau lambat anda akan tahu bahawa itu adalah kontraksi palsu.

6. Proses persalinan lebih cepat

Kalau yang ini, pastilah anda semua sudah mengetahuinya. Tapi tahukah apa penyebabnya?

Hal ini kerana bahagian reproduksi sudah ‘mengenali’ rangkaian proses persalinan sebelumnya sehingga proses pembukaan hingga mengejan jauh lebih cepat. Rata-rata ibu pada persalinan kedua membutuhkan 6-8 jam saja untuk melahirkan.

7. Kontraksi setelah persalinan jauh lebih sakit

Mungkin saat persalinan pertama, anda tidak merasakan adanya kontraksi rahim setelah persalinan. Namun saat melahirkan anak kedua, hal itu lebih mungkin terjadi kerana otot uterus sudah tidak sekencang dulu lagi.

Kontraksi dibutuhkan untuk mengeluarkan darah nifas dan juga membantu mengembalikan rahim ke ukuran sebelum kehamilan.

Otot yang sudah mengendur membuat kontraksi pasca melahirkan lebih terasa dan ini semakin terasa saat anda sedang menyusui. Kerana menyusui merangsang keluarnya hormon oksitoksin yang boleh menyebabkan kontraksi.

Rujukan: Todaysparent.com

Ada isu keibubapaan yang buat anda risau? Jom baca artikel atau tanya dan dapat terus jawapan dalam app theAsianparent kami! Download theAsianparent Community di iOS dan Android sekarang!

app info
get app banner